March 2025

Volume 08 Issue 03 March 2025
Trust in Couples Mediates the Relationship between Self-Acceptance and Happiness in Marriage in the Rote Tribe
1Vera Juliana Ribka Lango, 2Suryanto, 3Dyan Evita Santi
1,3Master of Psychology, University of 17 August 1945 Surabaya, Indonesia
2Faculty of Psychology, Airlangga University, Indonesia
DOI : https://doi.org/10.47191/ijsshr/v8-i3-06

Google Scholar Download Pdf
ABSTRACT

This research aims to examine the relationship between self-acceptance and happiness in married couples in the Rote tribe, as well as the role of trust as a mediator in this relationship. The method used is a quantitative approach. The measuring instruments used include a self-acceptance scale, a happiness scale, and a confidence scale, the validity and reliability of which have been tested. The research sample consisted of 116 married couples selected using techniques quota sampling. The results of the analysis show that there is a significant positive relationship between self-acceptance and happiness (p < 0.01), which means that the higher the partner's level of self-acceptance, the higher the level of happiness felt. Additionally, mediation analysis revealed that trust served as a significant mediator in the relationship between self-acceptance and happiness (p < 0.05). The implications of this research indicate that self-acceptance is a key factor influencing the happiness of marital partners, and trust serves to strengthen the relationship. These findings provide important insights for psychological interventions aimed at increasing happiness in marriage through developing self-acceptance and trust between partners. It is hoped that this research can become a reference for further research and provide insight for practitioners in the field of family psychology.

KEYWORDS:

Happiness, Marital Partner Trust, Self-Acceptance, Rote Tribe

REFERENCES
1) Aiyuda, N. (2017). Kepercayaan sebagai Mediator Hubungan Keintiman dan Komitmen Terhadap Pemaafan. Jurnal Psikologi Sosial. 15. 136–145.

2) Akanni, A.A.; Babalola, O.B.; dan Oduaran, C.A. (2023). Moderated Mediation Roles Of Happiness And Family Type On Self-Acceptance And Relationship Satisfaction. Journal of Positive Psychology & Wellbeing. 7. 27–38.

3) Andjariah, S. (2005). Panduan Konseling Behavioral Dengan Teknik Self Management Untuk Meningkatkan Kerja Keras Siswa. Jurnal Psikologi. 1. 1–7.

4) Andrea, C.B.S.; Santi, D.E.; dan Ananta, A. (2022). Meningkatkan Psychological Well-Being Dewasa Awal: Bagaimana Peranan Problem Focused Coping dan Optimisme?. Journal of Psychological Research. 2. 445-458.

5) Dewi, P.M.E. dan Basti. (2008). Konflik Perkawinan Dan Model Penyelesaian Konflik Pada Pasangan Suami Istri. Jurnal Psikologi. 2. 42.

6) Christiana, E.H dan Yuwono, E.S. (2021). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan pada Lansia di PPSLU Adi Yuswo Purworejo. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan. 4. 132–143.

7) Citra, L.R.A., dan Eriany, P. (2015). Penerimaan Diri pada Remaja Puteri Penderita Lupus. Journal Psikodimensia. 14. 67–86.

8) Layard, R. (2005). Happiness: Lessons from a New Science. Foreign Affairs. 84. 139.

9) Dafiq, N. (2018). Dinamika Psikologis pada Masyarakat Manggarai Terkait Budaya Belis. Jurnal Wawasan Kesehatan. 3. 98–104.

10) Darmayanti, K.K.H.; Insan. I.; Winata, E.Y.; Prasetyo, D.T.; Sakti, P.; dan Rosandi, F.H. (2020). Perbandingaan Kebahagiaan Berdasarkan pada Perbedaan Gender dan Status Pernikahan. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial. 19. 221–230.

11) Eastman, D. (1958). Self Acceptance And Marital Happiness. Journal of Consulting Psychology. 22. 95–99.

12) Grimaldy, D.V.; Nirbayaningtyas, R.B.; dan Haryanto, H.C. (2017). Efektivitas Jurnal Kebahagiaan dalam Meningkatkan Self Esteem pada Anak Jalanan. Jurnal Ilmiah Psikologi. 8. 100–110.

13) Fatonah.; dan Husna, A.N. (2020). Skala Penerimaan Diri: Konstruk dan Analisis Psikometri. University Research Colloqium. 200–208.

14) Hutapea, B. (2011). Dalam Perkawinan Berbeda Agama ( The Dynamics of Marital Adjustment in The Interfaith Marriage ). Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial. 16. 101–118.

15) Ingunau, D.A. (2020). Tuturan Adat Fe Hadak Belis Masyarakat Termanu Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur : Sebuah Kajian dalam Perspektif Linguistik Kebudayaan. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora. 1. 1–64.

16) Jasielska, D. (2020). The Moderating Role of Kindness on The Relation Between Trust and Happiness. Current Psychology. 39. 2065–2073.

17) Jena, M.T.A.M.; Kenas, F.F.; Hartono, M.J.P.; Sartin, M. O.; dan Lian, Y. P. (2024). Penetapan Nilai Mahar dalam Suku-suku Perkawinan di NTT. JUEB : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis. 3. 51–55.

18) Jovani, A. (2020). Nokas: Mahalnya Cinta dalam Balutan Budaya Belis di Tanah Timor, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Inada. 3. 93–101.

19) Julianto, V.; Cahayani, R.A.; Sukmawati, S.; dan Aji, E.S.R. (2020). Hubungan antara Harapan dan Harga Diri Terhadap Kebahagiaan pada Orang yang Mengalami Toxic Relationship dengan Kesehatan Psikologis. Jurnal Psikologi Integratif. 8. 103.

20) Kauffman, M.H. (2000). Relational Maintenance in Long-Distance Dating Relationships: Staying Close. Tesis. Faculty of the Virginia Polytechnic Institute and State University.

21) Kendhawati, L.; dan Purba, F.D. (2019). Hubungan Kualitas Pernikahan dengan Kebahagiaan dan Kepuasan Hidup Pribadi: Studi pada Individu dengan Usia Pernikahan 1-5 Tahun di Bandung. Jurnal Psikologi. 18. 106.

22) Khalif, A.; dan Abdurrohim, A. (2020). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan pada Narapidana di Lapas Perempuan Kelas II A Semarang. Psisula: Prosiding Berkala Psikologi. 1. 240–253.

23) Kristiyani, D. (2020). Kajian Teologi Feminis terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga bagi Isteri yang Mandul setelah di Belis dalam Suku Rote Ndao. Skripsi. Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana

24) Kurnia, H.; Dasar, F.L.; dan Kusumawati, I. (2022). Nilai-Nilai Karakter Budaya Belis dalam Perkawinan Adat Masyarakat Desa Benteng Tado Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur. Jurnal Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial. 6. 311–322.

25) Lango, V.J R.; Kiling, I.Y.; dan Damayanti, Y. (2022). Perceptions of Husband/Wife Couples about Belis (In Terms of The Subjective Well-Being). Journal of Health and Behavioral Science. 4. 580–592.

26) Lestiani, I. (2016). Hubungan Penerimaan Diri dan Kebahagiaan Pada Karyawan. Jurnal Ilmiah Psikologi. 9. 109–119.

27) Meylani, R.; Desi; dan Suwartiningsih, S. (2022). Penerimaan Diri Individu yang Memiliki Pasangan dengan Pekerjaan sebagai Pemandu Karaoke di Desa Sarirejo, Salatiga. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. 7. 223–228.

28) Muhardeni, R. (2018). Peran Intensitas Komunikasi, Kepercayaan, dan Dukungan Sosial terhadap Kebahagiaan Perkawinan pada Istri Tentara saat Menjalani Long Distance Marriage (LDM) di Batalyon Infanteri 407/Padmakusuma Kabupaten Tegal. Jurnal Psikologi Sosial. 16. 34–44.

29) Nuwa, T.C. (2013). Makna Belis sebagai Mas Kawin (Studi Kasus pada Pasangan Suami Istri yang Menikah dengan Menggunakan Belis dan Tanpa Belis Pada Masyarakat Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur). Tesis. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga

30) Renanda, S. (2018). Hubungan Kelekatan terhadap Kepuasan Hubungan Romantis pada Mahasiswa Politeknik Kesehatan dr. Soepraoen Malang yang di Mediasi oleh Kepercayaan. Jurnal Ecopsy. 5. 141–146.

31) Rienneke, T.C.; & Setianingrum, M.E. (2018). Hubungan antara Forgiveness dengan Kebahagiaan pada Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia. 7. 18–31.

32) Roja, M.C.W.; Santi, D. E.; dan Kusumandari, R. (2022). Kepuasan Pernikahan pada Perkawinan Matrilineal: Bagaimana Peranan Keterbukaan Diri dan Kematangan Emosi. Jurnal Penelitian Psikologi. 3. 143-156.

33) Sabila, L.N.; Rahmadani, S.; Rosellawati, V.M.; dan latifah, A.U. (2023). Uji Validitas dan Uji Normalitas Skala Kebahagiaan (Happiness) sebagai Alat Ukur Psikologis, dalam https://www.researchgate.net/publication/376080775, diakses 18 September 2024

34) Sari, E.P.; dan Nuryoto, S. (2002). Penerimaan Diri pada Lanjut Usia ditinjau dari Kematangan Emosi. Jurnal Psikologi. 2. 73-88.

35) Senbursa, N., & Dunder, E. (2024). The Mediating Effect of Well-Being, Happiness, and Trust in the Relationship Between Work-Life Balance and Work Effectiveness in Seafarers. The Journal of Health Care Organization, Provision, and Financing.61. 1-11.

36) Tanjung, A.R.; Simaremare, C.; Putri, D.A.; Attar, F.; dan Ediyono, S. (2023). The Concept of Happiness according to Positive Psychology, dalam https://www.researchgate.net/publication/376678845 diakses 4 Oktober 2024

37) Szentàgotai, A.; dan David, D. (2013). Self-Acceptance and Happiness. Theory, practice, and research. 121-137.

38) Winayanti, R.D.; dan Widiasavitri, P.N. (2016). Hubungan antara Trust dengan Konflik Interpersonal pada Dewasa Awal yang Menjalani Hubungan Pacaran Jarak Jauh. Jurnal Psikologi Udayana. 3. 10–19.
Volume 08 Issue 03 March 2025

Indexed In

Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar Avatar